Sore Minggu kemarin, sebuah tiang optik ambruk di Jalan Mangga Besar Raya, Tamansari, Jakarta Barat. Kejadian ini langsung menimbulkan kemacetan karena tiang beserta kabel-kabelnya menutupi sebagian ruas jalan.
Maulana Syahroni, Komandan Peleton BPBD DKI Jakarta, mengatakan tiang itu roboh karena sudah lapuk dimakan usia. Beban kabel yang menumpuk bertahun-tahun membuat kondisi tiang makin parah hingga akhirnya tak mampu menahan beban.
“Dugaan penyebab, tiang kabel optik sudah keropos karena beban kabel yang sudah menumpuk,” jelas Maulana saat dikonfirmasi kemarin sore.
Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski tiang yang ambruk menimpa untaian kabel optik lain dan menutupi jalanan, tidak ada pengendara maupun pejalan kaki yang terluka.
Ketika ditanya soal korban, Maulana menjawab singkat. “Nihil,” tegasnya.
Tim BPBD DKI Jakarta langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan warga pada pukul 15.48 WIB. Petugas bekerja cepat membersihkan puing-puing tiang dan mengamankan kabel-kabel yang bergelantungan.
Proses evakuasi dan pembersihan lokasi memakan waktu hampir empat jam. Penanganan baru selesai tuntas pada pukul 19.36 WIB, dan arus lalu lintas di Jalan Mangga Besar Raya kembali normal.
Insiden ini menjadi pengingat tentang kondisi infrastruktur telekomunikasi di Jakarta yang mulai menua. Banyak tiang kabel di berbagai sudut ibu kota yang sudah dipasang puluhan tahun lalu dengan beban kabel yang terus bertambah seiring perkembangan teknologi.
Penumpukan kabel pada satu tiang memang menjadi pemandangan umum di Jakarta. Berbagai provider berlomba memasang jaringan tanpa memperhatikan kapasitas maksimal tiang penopang.
Akibatnya, tiang-tiang ini harus menahan beban jauh melebihi kemampuannya. Ditambah faktor cuaca dan usia, kerusakan pun tak terhindarkan.
