# JUDUL:
Pemkab Gresik Dampingi Korban Penipuan ASN SK Palsu
# META:
Belasan orang jadi korban penipuan ASN dengan SK palsu di Gresik. Mereka sempat bekerja sehari pakai seragam lengkap sebelum ketahuan. Polisi buka laporan.
# ISI:
Belasan orang terjebak sindikat penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil di Kabupaten Gresik. Mereka bahkan sempat masuk kerja sehari penuh mengenakan seragam dinas lengkap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik sebelum akhirnya kedok penipuan terbongkar.
Pemkab Gresik kini bergerak cepat menyiapkan pendampingan bagi para korban. Langkah ini diambil untuk membantu korban mengurus laporan dan memastikan pelaku penipuan dapat segera diungkap pihak berwajib.
Kepolisian setempat telah menyiapkan jalur pelaporan khusus untuk memfasilitasi para korban. Mereka didorong segera membuat laporan resmi agar proses penyidikan dapat berjalan dan jaringan pelaku dibongkar tuntas.
Kasus ini mencuat setelah adanya kecurigaan terhadap keabsahan Surat Keputusan pengangkatan yang dimiliki para korban. Dokumen yang terlihat resmi itu ternyata palsu dan dibuat sedemikian rupa hingga menipu banyak pihak.
Para korban diduga telah mengeluarkan sejumlah uang untuk proses rekrutmen yang dijanjikan pelaku. Modus yang digunakan cukup rapi dengan melibatkan dokumen-dokumen yang tampak meyakinkan.
Pemkab Gresik menegaskan komitmennya membantu pengungkapan kasus ini hingga tuntas. Pihak pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran lowongan ASN di luar jalur resmi.
Rekrutmen ASN yang sah hanya dilakukan melalui portal resmi pemerintah dengan tahapan yang transparan. Tidak ada biaya yang dipungut dalam seluruh proses seleksi CPNS maupun PPPK.
Masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan instansi pemerintah untuk menjanjikan pengangkatan sebagai pegawai negeri. Segala bentuk pungutan atau jaminan kelulusan patut dicurigai sebagai modus penipuan.
Kasus serupa sebenarnya bukan pertama kali terjadi di berbagai daerah. Namun kejadian di Gresik ini menarik perhatian karena korban sempat beraktivitas di kantor pemerintahan dengan atribut lengkap.
Pihak kepolisian optimis dapat mengungkap jaringan pelaku dalam waktu dekat. Penyelidikan kini difokuskan pada penelusuran alur pembuatan dokumen palsu dan pihak-pihak yang terlibat dalam sindikat ini.
